Kursus Komunikasi Online Skill Academy

20 komentar
Kursus komunikasi online Skill Academy adalah salah satu inovasi dari Ruangguru, perusahaan yang berkecimpung di dunia pendidikan dengan lebih dari 22 juta pengguna di seluruh Indonesia. Jika sebelumnya hanya fokus pada mata pelajaran saja, saat ini Ruangguru mulai merambah ke segmen keterampilan untuk meningkatkan kualitas diri baik secara personal maupun profesional. 

Kursus Komunikasi Online Penting untuk Menunjang Karir

Saya sendiri cukup tertarik pada kursus komunikasi online Skill Academy. Mengapa? Sebab sebagai seorang guru, setiap hari saya selalu berkomunikasi dengan murid-murid saya. Ada kalanya murid saya seperti tidak tertarik dengan apa yang disampaikan. 

Ditambah lagi selain mengajar murid sendiri, terkadang saya mendapat kesempatan untuk menjadi mentor atau fasilitator berkaitan dengan pengembangan diri bagi guru lainnya. Hal ini tentu tekniknya berbeda ketika harus mengajar andragogi (orang dewasa) dengan murid sendiri. Bahkan pengalaman saya, masalahnya pun hampir mirip: ada masanya apa yang kita sampaikan sama sekali tidak didengar, peserta sibuk dengan gadget masing-masing. Sehingga saya merasa perlu meningkatkan teknik berkomunikasi untuk meningkatkan efektifitas dalam karir saya.

Nah, Ruangguru menawarkan kursus komunikasi online Skill Academy yang tepat bagi anda yang memiliki permasalahan mirip seperti saya, yaitu:

Tingkatkan Komunikasi untuk Menunjang Karir.

kursus komunikasi online skill academy

Kursus Komunikasi online skill academy ini termasuk banyak peminatnya, alias best seller. Artinya para pekerja saat ini semakin sadar untuk mengasah kemampuan diri agar karir semakin baik. Apalagi di masa pandemi saat ini, banyak orang yang kehilangan pekerjaannya. Maka jika anda memiliki kelebihan dibandingkan pekerja lainnya, tentu anda akan dipertahankan untuk tetap bekerja ataupun dipromosikan jabatannya.

Kursus online ini juga dimentori oleh para ahli di bidangnya. Misalnya pada kursus komunikasi untuk menunjang karir ini, peserta kursus akan diberikan 9 topik dan 20 materi oleh Angela Dina Oktavia. Beliau merupakan seorang Partnership Manager lulusan jurusan Hubungan Internasional yang memiliki pengalaman kerja dengan karir bagus. 

Adapun 9 Topik yang akan didapat jika mengikuti kursus ini, yaitu:
  1. Pengenalan kemampuan komunikasi dalam berkarir
  2. 10 kemampuan utama berkomunikasi dalam berkarir
  3. Cara memiliki kemampuan berkomunikasi yang efektif
  4. Hambatan dalam proses berkomunikasi
  5. Kemampuan negosiasi dalam berkomunikasi
  6. Peranan emosi dalam berkomunikasi
  7. Komunikasi nonverbal dalam berkarir
  8. Kemampuan berkomunikasi sebagai sales
  9. Ringkasan kemampuan komunikasi
Nah, jika masih belum puas dengan kursus online komunikasi yang saya sebutkan sebelumnya di atas, anda juga bisa meningkatkan kemampuan komunikasi sesuai bidang dan minat masing-masing.

Kursus Komunikasi Online bagi Pelaku Bisnis


Komunikasi tentu saja selalu digunakan selama masih bersosialisasi dengan orang lain. Tujuan berkomunikasi juga berbeda-beda. Umumnya komunikasi dianggap hanya untuk saling bertukar informasi. Padahal jika teknik komunikasinya tepat, maka seorang sales bisa mempengaruhi calon pembelinya untuk membeli barang dagangannya. 

Komunikasi secara lisan dan tulis pun sebaiknya seimbang. Seseorang yang pandai berorasi, bisa saja kesulitan merangkai kalimat tertulis dan sebaliknya. Terutama di zaman saat ini, ketika dunia digital berperan sangat penting untuk menentukan bertahan atau tidaknya sebuah brand atau badan usaha. Semua serba online. Pelaku bisnis saat ini tidak bisa hanya mengandalkan toko fisik saja. Jika ingin bertahan, mau-tidak mau, suka-tidak suka harus mempelajari skill baru  dalam hal marketing secara online.

Berikut ini beberapa kursus komunikasi online Skill Academy yang cocok bagi pelaku bisnis:

  • Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata
  • Strategi Meyakinkan Orang Lain dengan  Teknik Persuasif
  • Kunci Sukses Telesales
  • Business English Conversation: Piawai Berbahasa Inggris dalam Percakapan Kerja


Ternyata, ada banyak sekali kursus online komunikasi di Skill Academy yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan diri. 

Sudah memutuskan akan mengikuti kursus onlme komunikasi Skill Academy yang mana?

ASUS VivoBook 14 A416 Dukung Pembelajaran Jarak Jauh Jadi Lebih Efisien

39 komentar

Masa pandemi, mengharuskan saya menjadi guru yang harus lebih banyak belajar hal baru dan berkarya. Mulai dari membiasakan diri menggunakan aplikasi online meeting, membuat slide presentasi yang menarik, belajar membuat video pembelajaran, semuanya membutuhkan effort yang cukup besar. Terutama ketika belajar membuat video pembelajaran menggunakan animasi. Alasannya sederhana, saya ingin murid saya merindukan belajar bahasa Inggris, mata pelajaran yang saya ampu. Selain itu, sebagai guru saja saya bosan kalau belajar jarak jauh ini kegiatannya monoton, hanya sekadar memberikan tugas saja, misalnya. Apalagi murid saya? Makanya, Saya butuh hal menarik agar murid saya tetap semangat belajar meskipun secara daring.


"Mbakyu, ini tuh bikin animasinya pakai aplikasi apa? Bagus banget media belajarnya?" Tanya saya kala itu pada salah satu teman guru kece. "Animiz" jawabnya. "Whoa... saya mau coba ah. Aplikasinya bisa pakai hp gak?" tanya saya lagi. "Enggak, ini full laptop." balasnya. "Walah... saya coba dulu deh instal aplikasinya...maklum laptop aku jadul, mudah-mudahan dia kuat 😀"


Jeng Jeng Jeng


Setelah saya instal di laptop, ternyata bisa! Jadi semangat dong yah bikin materi ngajarnya.


Penuh rasa antusias, mulai deh saya oprek tuh aplikasi Animiz. Sambil terus menyemangati laptop: kamu harus kuat demi anak bangsa! Hasilnya bisa dilihat di video ini yah:


Animasi buatan saya sederhana, ala kadarnya. Tidak semenarik punya rekan guruku itu, Mbakyu Miss Laily. (Kepoin deh channel youtube-nya Laily English).  Saya sampai bertanya lagi lagi ke beliau, kok bagus banget sih? Gimana caranya? Laptop lemot ini tiap kali pakai aplikasi Animiz.

Sambil ketawa guyon dia jawab, "Ya... minimal laptopnya i5 deh biar kuat."

"Ya, ampunn.. boro-boro i5" Begitu jawaban yang saya lontarkan kala itu.

Tapi kata orang bijak, "Tak peduli seberapa canggih teknologi, kemauan dari diri sendiri itu lebih berarti."


Saya pikir-pikir ya benar banget, kalau saya nunggu punya laptop canggih dulu, kapan berkaryanya? Kapan belajarnya? Kapan mengajarnya?


Namun, dalam hati tentu saya berharap banget bisa punya laptop baru seperti ASUS VivoBook 14 A416, biar kerjanya bisa lebih gesit. Sesuai tagline-nya juga Easy Portability, Effortless Productivity.



Mengapa ASUS VivoBook 14 A416

Menggunakan The NVIDIA GeForce MX330 dan Prosesor Intel Core i5 Generasi ke-10 untuk efisiensi kerja saat mengedit video pembelajaran

NVIDIA GeForce MX330 ini mempercepat kinerja laptop untuk bekerja ataupun bermain game. Bahkan pada laman resmi nvidia.com, disebutkan bahwa kecepatannya dalam hal mengedit foto, video, dan bermain game bisa sampai dua kali lebih cepat dibandingkan Ice Lake - Iris Plus Graphics pada Intel i7-1065G7 yang disebut sebagai grafis diskrit terbaik dan termuktakhir. Padahal ASUS VivoBook 14 A416 ini spesifikasi tertingginya hanya di prosesor Intel Core i5 generasi ke-10 saja.




NVIDIA GeForce MX330 juga terintegrasi dengan NVIDIA Optimus, yaitu sebuah teknologi yang mampu menyeimbangkan antara ketahanan baterai dengan performa laptop. Ibaratnya kalau kendaraan yang sering diajak ngebut itu bakal lebih cepat habis bensinnya, nah karena teknologi ini, baterainya tetap awet dong.


Dijamin lah itu gak ada lagi drama your device is not responding seperti yang sering saya alami. Oke ya, performa laptop ini tidak perlu diragukan lagi. Saya setuju menjadikannya, my future gadget. 


Selama ini karena kinerja laptop saya yang kurang mumpuni, saya lebih sering membuat media pembelajaran menggunakan smartphone. Akibatnya tentu saja memori hp saya cepat sekali penuh. Saya banyak menggunakan berbagai aplikasi editing grafis, animasi, maupun video. Beberapa di antaranya adalah:

  • Canva
  • Power Point
  • Plotagon
  • Voki for Edu
  • Renderforest
  • Inshot
  • Kinemaster
Semua aplikasi tersebut tentu mengambil tempat di RAM yang cukup banyak. Belum lagi hasil editnya tersimpan semua di memori hp. Lagian kenapa juga yah saya sampai menginstal sebanyak itu aplikasi? Hehehe.. itu hasil keingintahuan saya untuk belajar hal baru. Sebab selama pandemi, sebagai seorang guru saya juga rajin mengikuti berbagai pelatihan guru secara daring. Salah duanya yang berkesan adalah Training of Trainer Microsoft 2020 dan Wardah Inspiring Teacher 2020. Kedua pelatihan yang diikuti oleh berbagai guru dari seluruh Indonesia tersebut membuka mata saya, ternyata ada banyak teknologi di luar sana yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang proses pembelajaran. Oleh karena itu, ketika ada rekan guru yang membagikan pengalamannya menggunakan sebuah aplikasi, saya langsung penasaran ingin mencoba dan mengaplikasikannya juga. Kemudian saya bisa membagikan lagi ilmunya pada rekan guru lainnya di kota saya.

Banner ketika sharing ilmu di MGMP Kota

Saya tidak perlu bingung dengan berbagai file media yang mulai menumpuk di hp saya karena bisa dipindahkan ke laptop dengan cepat jika menggunakan laptop ASUS VivoBook 14 A416.

Dual Storage: Penyimpanan ganda SSD dan HDD

ASUS VivoBook 14 A416 didesain dengan penyimpanan yang unggul dalam hal kinerja data dan kapasitas penyimpanan. Pengguna bisa menginstal aplikasi di SSD untuk respon dan waktu load yang lebih cepat. Serta menyimpan file besar seperti hasil editing video pembelajaran menggunakan HDD.

Kapasitas penyimpanan ASUS VivoBook 14 A416 ini bisa sampai 1 TB HDD + 256 GB SSD. 

Artinya jika menginstal dan menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, tidak akan menjadi masalah. 




Sebagai guru, saya yang biasanya rajin mengarsipkan hasil kerja murid saya seperti tugas video ataupun foto tentu tak perlu khawatir juga akan kehabisan memori laptop.

Masalah kapasitas hardisk yang kecil seperti pada laptop yang saya miliki saat ini, selain sering not responding. Laptop saya juga sudah sering ngambeg jika diajak online meeting

Ada kejadian yang cukup berkesan alias yah bikin muka saya sedikit memerah ketika harus sharing secara online. Saat itu saya terpilih sebagai pemateri di Temu Pendidik Nasional (TPN) VII. Semua sudah saya persiapkan, termasuk slide  presentasi dan video pembelajaran yang akan ditampilkan.

Ternyata ketika jadwal presentasi saya tiba, laptop yang biasa saya pakai error. Suara saya tidak bisa didengar. Kemudian seperti biasa di laptopnya muncul:  your device is not responding. Aduh, malu deh kalau diingat-ingat. Hahaha.. untungnya saat itu saya segera ganti laptop punya suami, sehingga presentasi saya bisa segera dilanjutkan.

Tentunya kalau saya memiliki laptop dengan kapasitas penyimpanan yang besar, hal ini tidak perlu terjadi. 

Saya sudah pernah menggunakan beberapa aplikasi meeting online , seperti:
  • Zoom
  • Microsoft Teams
  • Google Meet
  • Streamyard
Hasilnya sama, laptop saya mogok ditengah jalan. Akhirnya lagi-lagi saya mengandalkan hp yang layarnya hanya 4,5 inchi. Tentu kurang leluasa sebab beberapa fitur tidak bisa digunakan di hp. Misalnya mengunduh daftar hadir pada Microsoft teams atau sharing materi menggunakan Streamyard. Kemudian layar hp yang kecil juga membuat pandangan ke murid tidak tampak seluruhnya. Sedangkan kalau menggunakan laptop tentu lebih mudah untuk memerhatikan gerak-gerik murid. Seperti ketika mereka mengklik ikon mengangkat tangan untuk bertanya.

ASUS VivoBook 14 A416 Menggunakan Layar NanoEdge Display

NanoEdge display yang dipasang pada laptop ASUS ini menampilkan area layar yang luas. Selain itu pilihan panel hingga resolusi Full HD dengan sudut pandang yang lebar, laptop ini juga memiliki lapisan anti-silau. Fungsinya untuk mengurangi gangguan dari pantulan cahaya yang mengganggu. 



Fitur yang cukup menarik menurut saya karena saya sering kali duduk di luar ruangan saat PJJ, demi sirkulasi udara yang lebih baik.

Apalagi ketika tiba waktu mengolah nilai rapor murid, rasanya mata berkunang-kunang karena harus menatap layar dengan waktu lama. Belum lagi saat memasukkan angka-angka rapor secara online pada aplikasi e-rapot. Kalau salah input bisa fatal akibatnya.

ASUS VivoBook 14 A416 dilengkapi Numberpad dan Tombol Backlit

Fitur pendukung lainnya yang cukup keren dan bermanfaat bagi guru yaitu area touchpad yang bisa diubah fungsi menjadi Numberpad dengan sekali sentuh. 

Saya biasanya menginput nilai untuk hampir 200-an orang murid. Setiap murid sedikitnya memiliki lima nilai yang harus diinput. Kebayang dong pegelnya tangan dan jari ketika menekan tombol angka-angka yang berada pada barisan atas? 

Work from Home memang menjadikan pekerjaan saya bebannya terasa dua kali lebih berat. Jika di sekolah saya bisa menyelesaikan pekerjaan dengan fokus, di rumah ya tidak bisa seideal itu. Apalagi bayi saya yang sudah mulai belajar berdiri ini suka iseng ikut menekan keyboard laptop. Akhirnya pekerjaan saya bubar. 😂



Oleh karena itu, seringkali saat bekerja menggunakan laptop, saya melanjutkan pekerjaan di malam hari ketika bayi saya sudah tidur. Kami juga terbiasa tidur dengan lampu yang dimatikan. Hingga ketika saya harus bekerja dengan cahaya lampu tidur, benar-benar bikin sakit mata. Iya, laptop jadul saya keyboardnya belum dilengkapi dengan fitur backlit keyboard seperti ASUS VivoBook 14 A416.


MyAsus untuk Fleksibelitas Kerja

Saya baru tahu ada fitur MyAsus. MyASUS adalah cara untuk mengakses serangkaian aplikasi ASUS menggunakan iOS atau ponsel Android dengan PC atau laptop. Sederhananya, pengguna bisa menggunakan juga aplikasi yang ada di smartphone pada laptop, atau sebaliknya. Jadi fleksibel banget kan, bisa akses di mana saja karena sudah tersinkoronisasi.



Selain yang sudah saya ceritakan di atas, masih ada beberapa spesifikasi unggulan dari ASUS VivoBook 14 A416 yang juga menjadi pertimbangan untuk memilih laptop ini sebagai gawai pendukung pembelajaran jarak jauh.

Stylish dan Portable

Memiliki dua pilihan warna modern, slate grey dan transparant silver. Laptop 14 inchi ini juga cukup enteng, dengan berat keseluruhan hanya sekitar 1,6 kg. 

Fingerprint Sensor

Tidak perlu mengetikan kata sandi ketika akan login, ASUS VivoBook 14 A416 memiliki sensor sidik jari bawaan di touchpad dan Windows Hello. Cukup satu sentuhan saja, sudah bisa langsung bekerja.

Connectivity

ASUS VivoBook 14 A416 dilengkapi dengan port USB-C® 3.2, port tipe C ini kabarnya nanti akan digunakan oleh hampir semua jenis device masa datang. Perhatikan saja smartphone keluaran terbaru, rata-rata menggunakan port tipe ini. Selain itu pada laptop ASUS, Port USB-C didesain dapat diputar balik yang membuat menghubungkan perangkat semudah mungkin.

Kelebihannya dibandingkan USB 2.0, port USB-C Ini memberikan kecepatan transfer data hingga 10x lebih cepat


Tak perlu khawatir dengan gawai lama, laptop ini juga mencakup port USB 3.2 Tipe-A dan USB 2.0, output HDMI, dan microSD reader.  Sehingga pengguna dapat dengan mudah menghubungkan semua periferal, layar, dan proyektor yang dimiliki. 


Dilengkapi dengan E-A-R HDD Protector



Fitur ini berfungsi untuk melindungi laptop dari kerusakan akibat guncangan. Sebagai informasi, HDD laptop umumnya rentan dengan kerusakan fisik dibandingkan dengan SSD. Gawat kan kalau bagian penyimpanan pada laptop jadi rusak? Bisa hilang semua data penting. Makanya fitur ini menjadi pelengkap ASUS VivoBook 14 A416 yang berperan penting melindungi data pengguna. Sebab perlindungan hard drive ini akan otomatis aktif mendeteksi guncangan dan getaran.




Rasanya saya tidak ragu lagi nih untuk menjadikan ASUS VivoBook 14 A416 sebagai gawai pilihan saya untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh.

Berikut saya lampirkan ringkasan fitur dari laptop ini:

ASUS VivoBook 14 A416

Sesuai tagline-nya, easy portability, efortless productivity, ASUS VivoBook 14 A416 ini cocok digunakan untuk guru kreatif dan produktif seperti saya. ((Muji diri sendiri)).

Benar-benar mendukung proses pembelajaran jarak jauh agar makin efisien. Pilihan yang tepat juga untuk para murid yang membutuhkan laptop untuk belajar secara daring.

Bagaimana dengan Anda? Berminat untuk memiliki laptop ini?
Cek dulu yah pricelist-nya di bawah ini, terus sesuaikan dengan kebutuhan dan budget.

Sudah memutuskan untuk memilih tipe yang mana? Kalau saya tentu saja memilih laptop ASUS VivoBook 14 A416 ini dengan spesifikask yang paling akhir, kemudian warnanya transparant silver sebab pemakaiannya ditujukan untuk jangka waktu lama. Kalau Anda?

Disclaimer: Tulisan ini diikutsertakan pada ASUS VivoBook 14 A416 Blog Competition

Foto produk ASUS VivoBook 14 A416 diambil dari ASUS Channel Site dengan tambahan grafis.

Yuk, Belajar Istilah Pipa Air dalam Bahasa Inggris

24 komentar

Beberapa Istilah Pipa Air dalam Bahasa Inggris

Disclaimer: Sebagian besar keterangan mengenai Pipa Air diambil dari website Rucika.

Halo, kali ini kita belajar kosa kata baru ya. Temanya mengenai Pipa Air. Wah, apa saja sih istilah-istilah mengenai pipa air dalam bahasa Inggris? Yuk, kita bahas bersama-sama.

Kalau kalian buka aplikasi atau web penerjemah, biasanya ketika kalian mengetik kata bahasa inggris dari 'pipa air' maka muncul frase, water pipe

Padahal ada juga sinonim kata lainnya seperti: hose dan hydrant.

Sedangkan jika pipanya berdiri sendiri (wow, magic!), kata bahasa Inggrisnya bisa menjadi: duct, tube, dan pipe.

Istilah lainnya juga berbeda ketika kata pipa ini disandingkan dengan kata/frase lainnya. Misalnya:

Pipa saluran air/pembuangan bahasa Inggrisnya drain pipe

Pipa penyalur/kanal bahasa Inggrisnya conduit

Pipa rambut (pipa berdiameter sangat kecil) bahasa Inggrisnya Capillary tube

Wah, ternyata banyak ya istilah-istilah dari pipa ini.


Beberapa Jenis Pipa Air dari Rucika 

Nah, kalau tadi kita belajar beberapa istilah mengenai pipa air dalam bahasa Inggris, tidak ada salahnya kalau kali ini kita membaca informasi berbagai jenis pipa air untuk berbagai keperluan.

  1. Rucika standard, adalah pipa PVC yang biasanya digunakan untuk sistem perpipaan air bersih.
  2. Rucika Kelen Green, adalah pipa yang bisa digunakan untuk saluran pipa air panas dan dingin.
  3. Rucika JIS, adalah pipa yang dikembangkan untuk instalasi pipa air minum di rumah atau gedung bertingkat.
  4. Rucika Kelox, adalah pipa yang mudah dibengkokkan, sehingga tidak perlu lem untuk menyambungkan. Pipa ini juga tahan suhu panas dan dingin serta berstandar foodgrade.
  5. Rucika Black, adalah pipa yang berwarna hitan. Fungsinya untuk pendistribusian air dalam sektor industri, pertanian dan perkebunan.

Rucika GAS, Pipa Khusus untuk Gas

Selain pipa yang digunakan untuk sistem pendistribusian air, Rucika juga memiliki pipa khusus yang sesuai untuk mendistrubusikan Natural Gas, LPG dan Biogas, yaitu Rucika GAS. 

Rucika TELECOM

Sesuai namanya, pipa dari PT. Wahana Duta Jaya Rucika ini dibuat khusus untuk melindungi kabel serat optik. Coba perhatikan deh, pipa pelindung kabel di rumah, merknya apa?

Bukan hal yang mengherankan ya, kalau kita menemukan pipa Rucika ini di berbagai tempat dan penggunaan yang berbeda. Sebab, brand Rucika ini sudah berdiri sejak tahun 1973. Juga menjadi salah satu produsen pipa terbesar di Indonesia. 

It's Time for Quiz!

Nah, seperti biasa karena ini tadi namanya belajar mengenal istilah pipa dalam Bahasa Inggris, tentu saja ada soal latihanya. Check this out:

1. Look at these pictures, which one is a pipe? 
(Perhatikan gambar berikut ini, yang manakah yang disebut dengan Pipe?)
Picture A
(pic from: pixabay)



Picture B
(pic from: rucika.co.id)














2. What is the best sentence for 'Rucika sudah berdiri sejak tahun 1973' in English?
(Apakah kalimat yang tepat untuk  'Rucika sudah berdiri sejak tahun 1973' dalam bahasa Inggris?)
a. Rucika has been established since 1973.
b. Rucika has been established for 1973.


Cukup dua saja yah, sudah bisa menjawabnya? Yuk, kita cek bersama-sama...
  1. Jawaban untuk pertanyaan nomor satu yaitu, A dan B benar. Keduanya disebut dengan Pipe dalam bahasa Inggris.
  2. Jawaban nomor dua tentu saja A. Rucika has been established since 1973. Alasannya karena, since  berarti sejak sedangkan for  berarti selama. (Pelajari lagi materi mengenai Present Perfect Tense).

Materi Bahasa Inggris Kelas 9: Present Perfect Tense

8 komentar

The Uses of Present Perfect Tense

1. For a situation that started in the past and continuous to the present.

Present Perfect Tense digunakan untuk menyatakan situasi yang telah dimulai pada masa lalu dan berlanjut sampai saat ini.

for example: 

I have worked in publishing all my life (Saya telah bekerja di bidang percetakan sepanjang hidup saya)

2. To talk about a series of actions up to the present.

untuk menceritakan tentang beberapa perbuatanyang dilakukan hingga sekarang.
for example:
I have visited South Korea several times. 
(Sampai saat ini, saya telah mengunjungi Korea selatan beberapa kali)

3. For a past event that has a present result

untuk menyatakan kejadian di masa lalu yang berakibat di masa sekarang.
example:
I have lost my wallet - I can't find it anywhere
(Saya telah kehilangan dompet - Saya tidak bisa menemukannya dimanapun)

Jadi dapat disimpulkan, secara umum Present Perfect Tense menghubungkan masa lalu dengan masa sekarang. Bisa berupa kegiatan yang masih dikerjakan sampai saat ini atau hasil yang dirasakan pada saat sekarang akibat dari perbuatan di masa lalu.

The Form of Present Perfect Tense

We form sentences in present perfect tense with the auxiliary has/have + past participle.
Example:

Affirmative Sentence
I have played = I've played
You have walked = You've walked
He/She/It has eaten = He/She/It's eaten
We have fed the cat = We've fed the cat
They have made dinner = They've made dinner

Negative Sentence
I have not played = I haven't played
You have not walked = You haven't walked
He/She/It has not eaten = He/She/It hasn't eaten
We have not fed the cat = We haven't fed the cat
They have not made dinner = They haven't made dinner

Question
Have I played?
Have you walked?
Has he/she/it eaten?
Have we fed the cat?
Have they made breakfast?

What is Past Participle?

Past participle adalah kata kerja (verb) bentuk ketiga.
Urutannya sebagai berikut: Infinitive (V1) - Past Simple (V2) - Past Participle (V3)

For example:

Irregular verbs
be - was - been
begin - began - begun
eat - ate - eaten
buy - bought - bought
do - did - done

Regular verbs
play - played - played
walk - walked - walked
work - worked - worked
visit - visited - visited

Since and For

Kita menggunakan since dan for untuk menjawab pertanyaan "How long" (berapa lama) dalam kalimat present perfect tense.

Since: bisa diartikan 'sejak', digunakan untuk menyatakan permulaan waktu dan saat tertentu.
Example:
I have worked in this school since 2009.
We have known him since two months ago.

For:  bisa diartikan 'selama', digunakan untuk menyatakan periode waktu atau durasi.
Example:
I have played Mobile Legend for an hour.
I have studied English for a year.

Task

Click this link to access the evaluation: Latihan Soal Present Perfect Tense

Thank you!















Belajar dari Rumah, Sebuah Dilema bagi Pendidikan di Indonesia

22 komentar
Sejak kasus pandemi covid-19 di Indonesia terdeteksi, pemerintah mulai melakukan social distancing atau physical distancing. Dimana masyarakat diwajibkan untuk menjaga jarak untuk mencegah penyebaran virus ini secara masal. Salah satunya dengan membuat peraturan agar sekolah ditutup sementara dan para murid harus belajar dari rumah.

Akhirnya munculah berbagai cara yang dilakukan oleh guru agar kegiatan belajar mengajar tetap terlaksana meskipun jarak berjauhan. Berikut ini beberapa apikasi yang digunakan oleh guru untuk menunjang interaksi dengan siswa saat belajar dari rumah:
1. WhatsApp Grup
2. Zoom
3. Quizziz
4. Kahoot
5. Google classroom
6. Google Form
7. Youtube

Para guru dan murid tentu terbantu dengan catatan memiliki fasilitas serta koneksi internet yang memadai. Bagi guru yang berstatus PNS, mungkin tidak terlalu menjadi kendala. Namun, bagi guru honorer membeli jatah kuota dengan gaji tak seberapa tentu masalah besar yang harus dihadapi.

Betul adanya, bahwa pemerintah katanya memberikan jatah pulsa dari dana BOS untuk mendukung Belajar dari Rumah ini. Namun, kenyataan di daerah saya sendiri, dana tersebut tak kunjung dicairkan. Padahal daerah lain sudah ada yang mendapatkannya.

Tak hanya sebatas itu, guru mesti dihadapkan juga pada kenyataan bahwa tak semua murid memiliki akses internet, khususnya bagi murid kurang mampu. Pengalaman saya yang mengajar selama masa pandemi ini, sulit sekali mengontrol mereka belajar. Saya selalu mengupayakan agar mereka mengirimkan laporan belajarnya setiap hari. Bahkan, di waktu tertentu saya memberikan pulsa gratis bagi murid yang giat belajar dan melaporkan kegiatannya selama di rumah.

Namun, apakah hal ini berjalan baik sepenuhnya? Tidak. Masih saja ada murid yang sama sekali tidak peduli. Bahkan tidak menanggapi sama sekali diskusi ataupun mengirimkan laporan kegiatan belajar di rumah. Maka hal ini menjadi sulit dikontrol, apakah murid tersebut tidak belajar? Belajar tapi tidak mengirim laporan? Dan sebagainya.

Kerjasama dengan orang tua memang sangat diperlukan di masa saat ini. Jika sebelumnya orangtua harus mengontrol belajar anaknya sepulang sekolah saja, maka saat ini menjadi seharian penuh. Bagaimana dengan orangtua yang harus tetap bekerja di luar rumah? Buruh pasar, tukang parkir, nelayan, petani? Tentu sulit bagi mereka untuk mengontrol aktivitas belajar di rumah. Boro-boro ngerti cara menggunakan aplikasi-aplikasi yang saya sebutkan di atas sebelumnya.

Pemerintah sendiri tak tinggal diam sebwnarnya dengan masalah ini. Melalui channel pendidikan di televisi akhirnya dibuatlah siaran untuk murid belajar di rumah. Sebut saja di TVRI mulai dari usia PAUD hingga SMA ditayangkan materi belajarnya. Pertanyaannya lagi-lagi, apakah murid di rumah menonton? Membuat kesimpulan? Memahami pelajaran? Saya tidak bisa menjawab, akan tetapi harapan saya semoga semuanya mengikuti.

Mari sama-sama berdoa agar pandemi ini segera berakhir dan kegiatan belajar di sekolah menjadi lebih menyenangkan setelah ini.