Memanfaatkan Media Sosial untuk Pelajar Milenial

Jumat, 09 November 2018
Media Sosial sudah jadi gaya hidup anak Milenial, anak zaman now. Kalau dulu para pelajar ini akan dengan sopan bertanya dengan gurunya "Ma'am nomor handphone-nya berapa?" Kalau sekarang pertanyaan mereka berganti menjadi "Ma'am punya akun Instagram gak? Follow aku dong!" Oh tentu saja sebagai guru yang juga Milenial aku punya dong akun Instagram, Twitter, Facebook, LinkedIn, Path... *Lah, malah banyakan gurunya 😁

Tentu saja sebagai seorang pendidik yang aktif menggunakan media sosial, aku tahu betul bahwa banyak sekali dampak positif dan negatifnya dari media sosial ini. Sebut saja salah satu dampak negatifnya, Fenomena ADM (Artis Dunia Maya) yang pernah aku tulis di sini atau mengenai viralnya challenge tertentu di kalangan remaja ini. Seperti Blue Whale Challenge yang juga pernah aku bahas di blog ini. Tapi kali ini aku tidak akan membahas dampak negatifnya, melainkan menuliskan beberapa manfaat untuk pelajar dalam penggunaan media sosial.



1. Media Sosial sebagai Media Belajar


Ketika sesuatu yang dekat dan akrab dengan para remaja ini dibawa ke dalam kelas, maka menurut pengalaman aku antusias belajar anak-anak ini meningkat. Sebagai contoh, sulit untuk mencari native speaker di Bengkulu sebagai model dalam belajar bahasa Inggris. Maka, solusinya mencari akun Instagram atau YouTube yang dikelola oleh para native speaker ini sebagai media belajar di kelas. Aku pernah memanfaatkan akun Instagram dan YouTube Mr.D (Native speaker dari Amerika) yang memang fokus membuat konten belajar bahasa Inggris untuk ditayangkan di kelas. Tentu saja para pelajar ini sangat senang. Mereka memperoleh informasi bahasa Inggris langsung dari penutur aslinya. Bagaimana cara mengucapkan kata bahasa Inggris dengan benar, bagaimana memahami sebuah kalimat idiom dan sebagainya.

2. Media Sosial sebagai Sarana Publikasi Hasil Belajar


Setelah para pelajar ini mengamati akun-akun yang bermanfaat dalam proses belajar mengajar, maka mereka pun diarahkan untuk ikut serta membuat konten positif. Saat itu sebagai guru bahasa Inggris, aku meminta mereka membuat video procedure text secara berkelompok. Dimana nantinya video yang mereka kerjakan ini bisa diunggah ke media sosial sebagai konten positif. Sehingga para pelajar ini ikut aktif mewujudkan internet sehat.

Saat proses belajar mengajar memanfaatkan media sosial inilah aku menyampaikan betapa pentingnya untuk menyaring informasi sebelum menyebarkannya kembali. Apakah berita yang didapat hoax? Apakah tidak menimbulkan perpecahan antar umat beragama? Apakah bermanfaat untuk orang lain?

Kemudian, aku juga menanyakan apakah di antara mereka memanfaatkan media sosial dengan cara lainnya selain untuk pamer atau upload foto selfie?


Aku salut loh, ternyata beberapa dari mereka bisa memanfaatkan media sosial dengan baik, diantaranya

1. Sebagai Alat Diskusi Belajar


Aplikasi messenger seperti WhatsApp saat ini sudah dimanfaatkan oleh siapa saja. Tak terkecuali para pelajar ini. Mereka mengaku menggunakan WA Grup untuk saling bertukar informasi dan berdiskusi mengenai pelajaran. Menanyakan soal-soal yang sulit untuk diatasi bersama. 

2. Sebagai Alat Komunikasi dengan Penutur Asing


Beberapa dari mereka bahkan memanfaatkan messenger di Facebook ssebagai alat komunikasi untuk belajar bahasa asing. Setiap kali aku masuk kelas mereka sering menanyakan, "Ma'am maksudnya kalau di chat ada yang nulis ROTFL apa? Kalau ini apa? Itu apa?" Wah, aku sampai kewalahan kadang menanggapinya 😁. Setelah aku tanya, "Ngapain sih kok nanya yang di luar materi belajar?" Mereka menjawab, "Kami chatting sama orang dari sini, sini, sini dan sini... (Menyebutkan beberapa negara berbeda). Gak apa-apa kan Ma'am?" Tentu saja aku bilang tidak masalah, malah bagus loh bisa belajar banyak dari mereka mulai dari bahasa dan budaya. Asalkan jangan 'kabur bareng' aja. Ingatku saat itu. Alhamdulillah sampai sekarang mereka masih ada di Indonesia, belajar dengan baik. 😄

3. Sebagai Alat Jual Beli Online


Tak disangka, beberapa dari mereka bahkan ada yang memiliki media sosial untuk dipergunakan sebagai online shop. Iya, mereka jadi reseller atau dropshipper dari suatu agen. Wah, keren sekali sudah bisa menghasilkan uang jajan sendiri. Mereka menunjukkan akun Instagram online shop yang mereka kelola. Ternyata pembelinya ada loh. Memang sih ruang lingkupnya belum besar, baru sebatas teman-teman. Tapi itu menurut aku udah kece banget.

Sebagian akun juga tidak dikelola sendiri, melainkan milik orangtua atau saudara. Jadi mereka pakai sistem bagi hasil kalau ada barang yang laku. Untuk modal pun masih dibantu oleh orangtuanya. Terus waktu aku tanya apa tipsnya nih biar bisa jual barang lebih murah?

Kata mereka, bisa dengan menghubungi supplier utama. Bukan dari tangan kedua, ketiga dan seterusnya. Atau membuat sendiri produknya. Beberapa juga memanfaatkan flash sale dari berbagai merchant online, seperti dari Lazada.


Terus aku jadi ingat dengan program Lazada 11.11. Itu loh program belanja sehari dari Lazada yang diskon besar-besaran pada tanggal 11 November nanti. Nah, saat festival belanja terbesar ini siapa saja bisa mewujudkan barang impiannya (wishlist) dengan harga murah. Saat kutanya para pelajar milenial ini, "If you have a chance to buy something in small price, what are you going to buy?"Tentu saja jawaban mereka bermacam-macam. Namun, beberapa di antaranya yang sering mereka sebut adalah

1. Smartphone Keren

Tentu dong ya ini gadget impian semua orang. Biar tetap eksis di dunia maya. Apalagi kalau kamera smartphonenya keren, maka terwujudlah sudah keinginan untuk sering-sering update snapgram. Hahaha...

2. Kuota dan Pulsa Tanpa Batas

"Ma'am, kalau smartphone keren gak ada kuota sama pulsa percuma. Makanya aku mau kuota dan pulsa yang gak abis-abis" Celetuk salah satu dari mereka. Setelah kupikir-pikir ada benarnya juga ya. 

3. Peralatan Sekolah


Terakhir yang banyak disebut tentu saja peralatan sekolah. Seperti tas, sepatu, alat tulis, buku dan sebagainya. Beberapa ada yang pengin punya laptop kelas. Kelasnya dipasang AC atau kipas angin. Kalau aku pribadi sebagai guru sih, maunya setiap kelas dipasang proyektor LCD biar kalau mau memanfaatkan teknologi gak repot-repot lagi minjem di kantor.

Yes, itu dia manfaat media sosial bagi pelajar milenial berdasarkan hasil pengalaman dan wawancara di beberapa kelas. semoga wishlist di atas bisa terkabul ya di festival belanja Lazada nantinya. Tentu saja harapan aku nanti, kalau mereka sudah punya smartphone keren dan kuota tanpa batas. Belajarnya gak malas-malasan lagi karena kebanyakan main media sosial. Apalagi kalau peralatan sekolah sudah baru semua, gak ada alasan juga dong gak semangat belajar. 




5 Fakta Unik Candi Terbesar di Dunia, Borobudur

Selasa, 09 Oktober 2018
Dari sedikit keajaiban dunia, beruntung Indonesia memiliki salah satunya, yaitu Candi Borobudur. Terletak di Magelang, Jawa Tengah, candi yang disebut-sebut sebagai situs paling penting bagi umat Buddha ini mengundang banyak misteri bagi mereka yang penasaran dengannya. Bayangkan, bagaimana cara masyarakat di abad 9 bisa membangun candi semegah itu?

Selain keindahan yang benar-benar memukau, terutama saat memandang matahari terbenam dari puncak tertingginya, Candi Borobudur juga memiliki banyak sisi istimewa. Berikut adalah lima fakta menarik yang berkaitan dengan Candi Borobudur, situs candi terbesar di dunia.

Candi yang Sangat Besar dan Luas


 foto:Anis Efizudin/Antara

Candi Borobudur merupakan warisan sejarah Indonesia dan dunia. Seperti yang disebutkan di atas tadi, Candi Borobudur didaulat sebagai candi terbesar di dunia. Saking megahnya, situs ini dicatat dalam Guinness World Records sebagai candi Buddha terbesa di dunia. Luasnya diperkirakan mencapai 15.129 meter persegi, dengan tinggi 42 meter dan terbagi dalam 10 tingkat, serta panjang relief mencapai lebih dari satu kilometer. Yang lebih menarik lagi, ada 72 stupa yang menghiasi puncak-puncak Borobudur. Nggak percaya? Coba hitung sendiri.

Dikenal Berkat Thomas Raffles


 foto:Tropenmuseum/Wikipedia

Popularitas Candi Borobudur ternyata bukan berasal dari orang Indonesia. Keberadaannya dikenal masyarakat dunia berkat jasa Thomas Raffles. Pria yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jenderal Pulau Jawa ini pernah menggambarkan Candi Borobudur dalam buku The History of Java. Di buku tersebut, pria yang namanya juga diabadikan dalam nama bunga Rafflesia Arnoldi tersebut menceritakan bahwa Candi Borobudur pertama kali ditemukan dalam gundukan tanah dan tertutup semak belukar.

Jam Raksasa


 foto:pixabay.com

Entah bagaimana pola pikir manusia jaman dahulu. Tapi tampaknya mereka juga sejenius profesor jaman sekarang. Ternyata Candi Borobudur juga berfungsi sebagai jam raksasa dengan memanfaatkan stupa-stupa yang ada. Karena saat dibangun belum ditemukan jam, candi ini dibentuk agar bisa menjadi jam matahari yang menunjukkan waktu dengan mengacu pada bayangan stupa terbesar di siang hari.



Dibangun Tanpa Perekat


 foto:KITLV

Nggak heran kalau Candi Borobudur dianggap sebagai keajaiban dunia. Bangunannya sendiri dibuat dari balok-balok vulkanik yang disusun dari bawah hingga ke atas, tanpa bantuan bahan perekat apa pun, lho! Benar-benar sebuah masterpiece karena kenyataannya, candi itu tetap berdiri kokoh hingga sekarang.

Nggak Repot Lagi Beli Tiketnya



Dulu, pergi ke Candi Borobudur di musim liburan berarti harus rela antri dan berpanas-panas di depan loketnya. Kini pengelolanya bersinergi dengan situs booking tiket online terbesar di Tanah Air, Traveloka. Com. Mudah saja untuk mendapatkan tiketnya. Tinggal akses ke traveloka.com, kemudian temukan laman yang melayani penjualan tiket Candi Borobudur.
Setelah itu, booking dan lakukan pembayaran untuk mendapatkan voucher tiket masuk dari Traveloka yang nantinya bisa digunakan masuk ke Candi Borobudur. Untuk syarat dan ketentuan selengkapnya, kamu bisa cek langsung di websitenya.

Siapa Saja Yang Bisa Mengajukan Pinjaman di Kredit Cepat

Selasa, 18 September 2018

Solusi terbaik bagi banyak masyarakat baik itu dalam status karyawan, ibu rumah tangga, dan para pebisnis sekalipun dalam mendapatkan dana tunai adalah meminjam dalam sebuah lembaga pembiayaan. Hingga sekarang ada dua akses bisa dilakukan untuk mendapatkan pinjaman dana tunai secara cepat salah satunya online di dalam Kredit Cepat sehingga siapapun sekarang sanggup mendapatkan pengalaman menarik dan lebih mudah dalam meminjam dana tunai.

Perkembangan sistem pembiayaan online memang menjadi hal paling penting ketika seseorang membutuhkan banyak dana tunai dalam kebutuhan tertentu, oleh sebab itu kenapa banyak kalangan benar-benar menginginkan solusi terbaik yang sejauh ini memberikan bukti menarik dibandingkan harus menabung ataupun berhutang pada rentenir. Namun, siapa saja yang bisa mengajukan pinjaman dana tunai menggunakan akses Kredit Cepat? Maka dari itu cermati dahulu dari beberapa hal penting berikut ini.



Memiliki Domisili di Indonesia
Dari segi tempat ataupun rumah tinggal pihak pemohon dana tunai online harus berada di Indonesia sehingga dari aksesnya benar-benar lebih mudah dan cepat. Tidak hanya memberikan lokasi tempat tinggal di area Indonesia saja, akan tetapi Anda juga harus memiliki pekerjaan di Indonesia sehingga siapapun benar-benar memberikan solusi terbaik dalam meminjam dana tunai di lembaga Kredit Cepat.

Berusia 22 Sampai 55 Tahun
Tidak hanya dari sisi tempat ataupun domisi saja, akan tetapi pada aspek usia juga menjadi bahan pertimbangan penting bagi setiap calon pemohon dana. Maka dari itu sebisa mungkin Anda harus berusia 22 sampai 55 tahun sehingga dari aspek pemahaman pelunasan sampai permohonan dana tunai bisa dipahami secara benar. Tidak hanya itu, aspek usia menjadi faktor penting untuk mengetahui kemampuan membayar pinjaman secara tepat waktu hingga tak ada masalah ke depannya mengenai proses pelunasannya.

Mempunyai Kartu Identitas E-KTP
Selain dari faktor usia, Kredit Cepat juga mewajibkan pemohon dana tunai memiliki kartu identitas diri berupa E-KTP. Kita bisa melihat bahwa lembaga pemberi pinjaman dana tunai seperti Kredit Cepat ini sanggup memberikan pelayanan terbaik berupa pemberian syarat berupa jaminan E-KTP. Hingga saat ini dari sebuah lembaga seperti Kredit Cepat memang butuh jaminan berupa dokumen asli E-KTP karena memang bisa memberikan jaminan paling berkualitas hingga akhirnya Anda bisa benar-benar memberikan solusi terbaik dalam hal pengajuan dana tunai secara online.

Mempunyai Bukti Slip Gaji
Karena Anda nantinya akan mengajukan pinjaman dana tunai online maka harus memiliki persyaratan utama berupa bukti bahwa Anda masih memiliki pemasukan bulanan berupa slip gaji. Pendapatan bulanan sangatlah penting untuk menunjang kemampuan Anda dalam membayar pinjaman secara rutin kemudian memberikan bukti terbaik kepada pihak Kredit Cepat bahwa Anda masih memiliki kesanggupan untuk melakukan pelunasan secara tepat waktu ditambah lagi memberikan jaminan kepada pihak pemberi dana tunai bahwa Anda memiliki potensi untuk melunasi semua biaya yang sudah dpinjam.

Besaran dana tunai yang diberikan oleh pemberi dana tunai Kredit Cepat memang bervariasi dari paling rendah 300 ribu hingga maksimal lebih dari 1,5 juta. Sedangkan dari akses pelunasannya juga sangat mudah karena pihak nasabah bisa melakukan pengajuan beberapa kali kemudian dapat juga melakukan perpanjangan sesuai ketentuan Kredit Cepat. Jadi selama ini Anda sudah diberikan fasilitas terbaik dalam hal mendapatkan dana tunai secara cepat dan tepat kemudian bisa mengetahui secara detail mengenai konsep meminjam dana tunai lebih tepat sasaran.


Review Jujur Aplikasi Blibli

Jumat, 14 September 2018
Hai, kali ini aku mau review salah satu aplikasi belanja yang sering aku pakai buat beli online barang-barang. Aplikasi Blibli ini bisa di-download di hp android maupun iPhone ya. Tinggal akses google play aja buat Android dan kamu bisa langsung beli, beli online.

Sebelumnya, apa aja sih keuntungan belanja di blibli?

1. Cicilan 0%

Iya, belanja kredit di sini tak peru khawatir jumlah bayarannya makin mahal, soalnya cicilannya 0% loh buat barang apa saja yang kamu mau


2. Gratis Ongkos Kirim Seluruh Indonesia

Wah, ini nih salah satu fasilitas yang aku suka dari aplikasi blibli. Gratis ongkos kirim. Gak kayak market place sebelah yang bebas ongkos kirim kalau di Jabodetabek saja. Aku yang di Bengkulu pun jadi bahagia dan senang dong beli barang online kalau belanjanya gratis ongkos kirim seluruh Indonesia. Bahkan maksimum ongkos yang ditanggung sampai Rp. 200.000 WOW


3. Beragam Cara Pembayaran

Aku pernah mau belanja online terus gak jadi. Sebabnya apa? Harus ke ATM bayarnya. Nah, kalau di sini belanja bisa bayar pakai bermacam-macam cara. Mulai dari Cash on Delivery (COD) alias bayar di tempat, internet banking, kartu debit/kredit, transfer, bayar di toko ataupun pakai uang elektronik. Jadi tinggal sesuaikan aja dengan yang kita punya. Makanya aku betah belanja di blibli.


4. Kualitas Terjamin

Yup, belanja di sini barangnya baru semua. Aku beberapa kali belanja di sini selalu puas. Sebab barang yang dikirim sudah dicek kualitasnya. Pernah beli minyak goreng, tongsis, sepatu, sendal... Semuanya sampai dengan selamat. Sesuai dong dengan ekspektasi aku sebagai pembeli. Selain itu kalau mau tukar barang juga mudah, email atau live chat aja nanti customer service-nya sigap balesin chat dan email kita serta memberikan solusinya.


5. Banyak Diskon

Ini juga yang aku suka, diskon! 🤣🤣🤣Udah belanjanya gratis ongkos kirim, dapat diskon pula. Belum lagi kalau punya voucher belanja di sini. Wuih, makin kalap belanjanya hahahaha... Bahkan poin blibli juga bisa ditukar loh jadi diskon barang manapun. Makanya aku betah belanja di sini.


Biar lebih jelas, aku kasih tutorialnya juga nih belanja di sini. Jadi, setelah download aplikasi kamu bisa langsung cari barang yang kamu mau beli. Apa saja tersedia loh di sini, mulai dari sembako, pakaian, sepatu, alat rumah tangga, barang elektronik sampai urusan bayar tagihan juga bisa. Termasuk isi ulang pulsa dan beli tiket, serta urusan booking hotel. Pokoknya lengkap. Nah, saat ini makin lengkap lagi dengan fasilitas bayar tagihan ponsel pasca bayar serta tv kabel. Wuih... Ajib ya semua ada dalam satu aplikasi

Selanjutnya, setelah kamu memutuskan untuk membeli suatu barang, tinggal masukkan saja ke keranjang belanja. Tentukan juga berapa jumlah yang mau dibeli terus lanjut ke proses pembayaran.




Untuk pembayaran bisa pilih metode pembayarannya sesuai dengan keinginan. Kalau aku biasanya pakai transfer bank aja, bisa bayar pakai mobile atau internet banking juga. Mudah banget ya? Kalau punya voucher juga bisa langsung dikurangin loh dari harga aslinya. Seperti foto di atas. Aku beli sepatu buat Adis, bayarnya cuma 29 ribuan aja. Hihihi...

Setelah itu tinggal tunggu barangnya sampai di rumah. Nah, mau beli online dengan mudah juga seperti aku? Download aja aplikasi blibli di smartphone kamu dan dapatkan banyak manfaatnya.

Tips Lolos Seleksi Seminar Nasional dan Pengalaman Mengikuti Seminar Nasional 2018 Bagi Guru Pendidikan Dasar

Rabu, 29 Agustus 2018
Seminar Nasional 2018 - Salam guru!
Kalau kemarin saya cerita kisah dibalik keikutsertaan saya di seminar nasional kali ini sesuai janji saya mau cerita mengenai pengalaman saya saat mengikuti kegiatan tersebut dan memberikan sedikit tips agar lolos seleksi seminar nasional.

Saya dan beberapa orang rekan guru dari Bengkulu yang lolos seleksi berangkat sekitar pukul 09.30 WIB dari bandara Fatmawati Bengkulu dengan menggunakan pesawat Garuda. Setiba di bandar udara Soekarno Hatta, kami segera menyewa sebuah mobil untuk berangkat menuju lokasi kegiatan, Millenium Hotel.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 22-25 Mei 2018 yang lalu ini benar-benar membuka mata saya, bahwa ada banyak guru di seluruh Indonesia yang bersungguh-sungguh meluruskan niat mereka untuk memajukan pendidikan Indonesia. Selama berada di sana air mata rasanya mau mengalir saking terharunya bisa terpilih.

Hari Pertama, 22 Mei 2018 kami tiba sekitar pukul 13.00 di Millenium hotel untuk check in terlebih dahulu. Berhubung jadwal pembukaan kegiatan masih nanti malam, maka kami memutuskan untuk berjalan kaki menuju Tanah Abang, pusat grosir belanja terbesar di Jakarta. Iya lokasi hotel ini hanya sekitar 10 menit berjalan kaki menuju Tanah Abang. Lumayan, bisa cuci mata dan beli beberapa helai pakaian buat oleh-oleh anak. *Emak-emak banget lah pokoknya 😆

Malamnya pembukaan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza. Semua rangkaian acara pembukaan bergulir cepat, intinya esok hari masing-masing dari kami akan diminta mempresentasikan makalah masing-masing untuk saling berbagi pada rekan guru lainnya se-Indonesia.

Sebanyak 180 orang guru yang lolos seleksi Seminar Nasional ini, kemudian dibagi menjaadi tiga kelas, A, B, dan C. Kebenaran saya dapat kelas B. Masing-masing kelas juga dibagi menjadi dua jenis pemrasaran, yaitu pemrasaran yang menggunakan poster atau slide power point sebagai media presentasi. Nah, seperti saya ceritakan di cerita sebelumnya, saya kebagian promosi menggunakan poster (banner).

Hari kedua 23 Mei 2018, kegiatan presentasi dimulai pukul 8 pagi. Diawali dengan 30 orang pemrasaran yang menggunakan slide power point sebagai media, masing-masing diberikan waktu sekitar 7 menit. Seperti biasa tentu ada tanya jawab serta saran dari rekan guru lainnya, agar tulisan pada artikel tersebut dapat dikembangkan dan diaplikasikan oleh seluruh guru.

Saya sampai terbengong-bengong dan berdecak kagum dengan penelitian, best practice ataupun kajian pustaka yang disampaikan oleh teman-teman guru lainnya. Ada yang menggunakan teknologi tinggi, ada pula yang menggunakan benda sederhana di sekitar. Namun, tujuannya sama untuk mencerdaskan dan mendidik anak bangsa.

Hari Ketiga 24 Mei 2018, para pemrasaran dengan alat media poster sudah siap presentasi. Semua poster sudah disiapkan sedari pagi diatur sedemikian rupa menjadi dua baris panjang. Jadi, teknisnya guru lain berkeliling untuk membaca dan melakukan tanya jawab mengenai bahan presentasi yang termuat dalam poster tersebut.

Oya, selama rekan guru lainnya presentasi, rekan yang lain melakukan penilaian menggunakan form penilaian dengan kriteria tertentu. Nanti diakhir presesntasi akan diambil tiga orang pemrasaran terbaik dari tiap kategori poster dan slide powerpoint. Apakah saya menjadi tiga pemrasaran terbaik? Oh, tentu tidak. Hehehe..

Saya cukup sadar dengan kualitas artikel yang saya tulis, masih jauh dari sempurna. Nilai awalnya saja hanya 69,9 sedangkan para peraih peringkat terbaik sudah punya nilai awal 90 koma sekian-sekian. Ya, jauh dong. Tapi saya sangat bersyukur dapat kesempatan yang sangat berharga ini.

Sungguh, ketika sampai di level nasional, apa yang saya perbuat selama ini untuk memajukan pendidikan Indonesia bisa dibilang hanya seujung kuku. Cuma mengajar dan mendidik seadanya, tanpa banyak melakukan inovasi belajar. Saya jadi berandai-andai, seandainya semua guru bergerak bersama-sama untuk lebih banyak melakukan inovasi pembelajaran, melakukan penelitian tindakan kelas dengan sungguh-sungguh, mendidik dengan setulus hati tentu pendidikan Indonesia akan maju dengan pesat.

Semoga semua guru termotivasi untuk melakukan yang terbaik bagi kemajuan pendidikan Indonesia, seperti kata salah seorang pemateri saat sore hari di hari ketiga kegiatan,
"Kalau guru tidak melakukan pembaruan dan inovasi dalam pembelajaran, maka bukan tidak mungkin suatu saat para guru ini akan digantikan oleh mesin"
Saya terhenyak dan membenarkan apa yang disampaikan beliau, iya ilmu pasti bisa didapat dari mana saja, bisa melalui internet, televisi, komputer atau alat modern lainnya. Namun, seorang guru yang berdedikasi tinggi, mempunyai banyak inovasi belajar dan menjadi teladan yang baik tentu lebih dibutuhkan seorang peserta didik dibandingkan alat/mesin berteknologi tinggi, secanggih apapun.

Jadi, saya mau memberikan tips agar lolos seleksi Seminar Nasional

  1. Tulislah artikel berdasarkan apa yang memang benar-benar telah dilakukan di tempat anda mengajar
  2. Hindari menyontek alias copy paste dari internet karena seluruh artikel yang masuk dari website kesharlindung akan dicek similarity
  3. Jangan meminta orang lain untuk menulis artikel anda, cari referensi contoh artikel seminar nasional di internet atau jurnal online. Mulailah belajar menulis karya tulis ilmiah sederhana
  4. Perbanyak referensi bacaan melalui buku atau jurnal baik offline maupun online
  5. Baca panduan atau pedoman secara seksama dan ikuti peraturan yang ada
  6. Berdoa dan jangan bosan untuk tetap mencoba
Demikian cerita saya mengenai pengalaman dan tips saat mengikuti seminar nasional 2018 yang lalu


Auto Post Signature

Auto Post  Signature